Ini Parah, Dua Komandan Kodim TNI Akademi Militer Letkol 2003 Jadi Korban Kriminal Misterius

Jumat, 17 Januari 2025 – 08:18 WIB

VIVA – Awas… Awas… Awas… Dua perwira menengah TNI Angkatan Darat berpangkat letnan kolonel baru saja menjadi korban kejahatan.

Baca juga:

Sekitar sepuluh tentara Rusia menjadi tawanan perang pasukan Ukraina

Kedua petugas tersebut adalah Komando Distrik Militer (Dandim) 1608/Bima, Letkol Inf Andi Lulianto dan Dandim 0105/Aceh Barat, Letkol Inf Hendra Mirza. Keduanya merupakan lulusan Akademi Militer pada tahun 2003.

Berdasarkan keterangan resmi Kodam Udayana yang dilansir VIVA Militer, pada Jumat 17 Januari 2025, Dandim Bima, Letkol Inf Andi Lulianto menjadi korban kejahatan penipuan.

Baca juga:

Serda Hendry yang menembak mati anggota polisi militer di Belitung telah dipecat oleh Mabes TNI.

VIVA Militer: Letkol Inf Andy Lulianto

Ceritanya, beberapa hari terakhir ini, tiba-tiba banyak pejabat di kota dan kabupaten Bima yang menjadi sasaran para penjahat misterius. Maka, bandit itu berpura-pura menjadi Dandim Bima dan mulai beraksi.

Baca juga:

Selamat untuk Jenderal TNI Kostrad, setelah 10 tahun mendampingi Jokowi, kini ia menjadi kepala sekolah di sebuah SMA

Dengan cara ini, penipu menghubungi pihak berwenang dari calon korbannya. Kemudian sarankan proyek untuk dikerjakan. Namun jika ingin mendapatkan proyek tersebut, korban harus mengembalikan uangnya terlebih dahulu.

Padahal, Dandim asli Letkol Inf Andi Lulianto sengaja tidak pernah mendekati pihak berwajib untuk mengurus proyek tersebut.

VIVA Militer: Letkol Inf Andy Lulianto

VIVA Militer: Letkol Inf Andy Lulianto

Menurut Letkol Inf Andi Lulianto, seiring banyaknya laporan yang masuk, dirinya dan jajaran Kodim Bima langsung melakukan pemantauan. Dan ternyata bajak laut Bima itu beroperasi bukan dari wilayah Nusa Tenggara Barat, apalagi Bima. Tapi bukannya Tanggerang, malah Banten.

“Hati-hati, ini bohong, saya sudah menelusuri nomor ponsel pelaku penipu dan beberapa di antaranya berlokasi di Tangerang. Bukan hanya pihak yang tertipu, tapi juga saya pribadi yang dirugikan,” kata Letkol Inf Andi. Lulianto.

Dan beberapa hari lalu, Dandim 0105/Aceh Barat, Letkol Inf Hendra Mirza mengalami nasib serupa. Gaya kejahatannya juga mirip dengan Letkol Inf Andy Lulianto.

VIVA Militer: Letkol Inf Hendra Mirza

VIVA Militer: Letkol Inf Hendra Mirza

Yang lebih parah lagi, para bandit yang beroperasi di Aceh Barat ini sengaja memalsukan identitasnya dengan menggunakan nama bahkan mencantumkan logo TNI AD Kartika Eka Paksi di profil WhatsApp mereka.

Pelaku kejahatan di Aceh Barat menggunakan nomor telepon 0821 2111 1443 dalam aktivitasnya. Padahal itu bukan nomor telepon Letkol Inf Hendra Mirza.

VIVA Militer: Penipuan Dandim Aceh Barat

VIVA Militer: Penipuan Dandim Aceh Barat

“Saya mengimbau masyarakat dan aparat di Aceh Barat untuk waspada dan waspada terhadap berbagai penipuan, terutama yang mengaku sebagai Dandim Aceh Barat,” kata Letkol Inf Hendra Mirza.

Baca: Sukses buat Jendral TNI Kostrad setelah 10 tahun mendampingi Jokowi, kini jadi kepala sekolah SMA

Halaman berikutnya

Sumber: Kodim Bima

Halaman berikutnya



Sumber