Jumat, 17 Januari 2025 – 11:44 WIB
Jakarya, LANGSUNG – Jalan kaki adalah salah satu cara paling efektif untuk menurunkan berat badan secara perlahan dan mantap. Berjalan 10.000 langkah setiap hari dapat berkontribusi signifikan terhadap penurunan berat badan.
Baca juga:
Penderita Obesitas Indonesia Meroket, Diet 40-30-30 Bantu Turunkan dan Jaga Berat Badan
Jalan kaki membantu membakar kalori dan menciptakan defisit kalori, yang dapat menyebabkan hilangnya sekitar 0,5 kg per minggu, tergantung pada berat badan dan kecepatan berjalan Anda. Namun, Anda bisa mencapai hasil penurunan berat badan yang optimal dengan berjalan kaki. sesuatu
Menurut Times of India, studi baru yang dilakukan di Universitas Milan menemukan bahwa ketika seseorang berjalan selama 10-30 detik dengan istirahat, ia dapat membakar lebih banyak kalori dibandingkan seseorang yang berjalan dengan jarak yang sama secara terus menerus. .
Baca juga:
Paling terkenal: Metode jalan kaki 6-6-6 membuat Anda langsing, kata psikolog forensik Lolly
Selain itu, Anda juga harus memperhatikan fakta bahwa berjalan dengan perut kosong lebih baik daripada berjalan setelah makan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa berjalan dengan perut kosong dapat membantu Anda membakar lebih banyak lemak karena dapat meningkatkan oksidasi lemak.
Selain itu, jalan kaki pagi hari dengan perut kosong lebih efektif menurunkan berat badan. Bagaimana? Setelah istirahat malam yang cukup, jalan kaki di pagi hari akan memulai metabolisme tubuh dan memungkinkan tubuh menggunakan nutrisi secara efisien, sehingga membantu menurunkan berat badan.
Baca juga:
Virus! Menurut Riset, WNI Nomor Satu Paling Malas Jalan Kaki, Netizen: Trotoar Tak Membantu
Menurut penulis HHS, berolahraga dengan perut kosong dapat memberikan manfaat metabolisme baik saat maupun setelah berolahraga. Oleh karena itu, berjalan kaki dalam keadaan perut kosong meski dalam waktu singkat dapat mengubah metabolisme tubuh dan membantu membakar kalori sepanjang hari.
Penelitian lain menunjukkan bahwa berolahraga dengan perut kosong, dalam hal ini puasa, dapat meningkatkan pembakaran lemak. Menurut International Journal of Obesity, para peneliti menemukan bahwa aktivitas aerobik, seperti jalan kaki, dapat mengurangi jaringan adiposa visceral, yang juga dikenal sebagai lemak perut.
Tak berhenti sampai disitu, jalan kaki dengan perut kosong di pagi hari juga membakar lemak 70 persen lebih banyak dibandingkan mereka yang berolahraga dua jam setelah makan. Hal ini serupa dengan penelitian yang dilakukan oleh Nottingham Trent University.
6 cara mudah menurunkan berat badan hanya dengan jalan kaki, dijamin sukses
Dalam hal menurunkan berat badan, perlu Anda ketahui bahwa Anda tidak selalu harus berolahraga keras atau melakukan diet ketat. Salah satu cara yang sederhana dan efektif adalah berjalan kaki.
VIVA.co.id
17 Januari 2025