Minggu, 24 November 2024 – 09:52 WIB
Jakarta – Ketua DPD PDIP Jawa Timur (Jatim) Said Abdullah yakin seluruh partai penyelenggara akan menyukseskan Pilka Serentak 2024, khususnya di Jawa Timur. Ia mengapresiasi kerja TNI-Polri, KPU, dan Bawaslu dalam mensukseskan Pilkada Jatim.
Baca juga:
Politisi PDIP itu menyebut penggabungan anak Abah dan ahoker akan membuat demokrasi semakin dingin
“Mendukung seluruh pihak di Jatim demi suksesnya terselenggaranya Pilkada Serentak di Jatim secara aman, adil, demokratis, dan lancar. Oleh karena itu, kami mendukung kegiatan KPU, Bawaslu, Polri, TNI se Jatim. Kami mengapresiasi agar pilkada di Jatim sukses dan berkualitas,” kata Said Abdullah dalam keterangannya, 23 November 2024.
Said menambahkan, calon pimpinan daerah di Jatim yang didukung PDIP harus mempersiapkan diri menjelang hari pemungutan suara di Pilka. Ia menegaskan, kita harus selalu menghormati perbedaan yang ada.
Baca juga:
Maruarar Sirait vs PDIP dan Anies: Siapa Lebih Kuat? RK-Suswono didukung Prabowo-Jokowi!
Memperkuat hubungan dengan semua pihak terutama KPU, Bawaslu, Polri, TNI, kontestan dan tokoh masyarakat di daerahnya, kata Said.
Baca juga:
Megawati tak hadir dalam kampanye Akbar Pramono-Rano, kata Sekjen PDIP, karena mendapat intimidasi
Di sisi lain, Said berpesan kepada kader PDIP di Jatim untuk mengedepankan penghormatan terhadap peraturan perundang-undangan dalam menghadapi segala dinamika pemilu daerah seperti yang dicontohkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang selalu patuh dan menjunjung tinggi hukum .
Said juga meminta calon ketua daerah yang diusung UzKDP dapat menghimpun suara rakyat dengan baik tanpa menyalahkan pihak tertentu. “Mengembangkan sikap tabayun yang diajarkan para ulama di Jatim,” ujarnya.
Calon pemimpin daerah juga diminta terus berkoordinasi dengan partai dan penyelenggara pilkada untuk menyikapi berbagai dinamika politik.
“Di Jatim, bagi pimpinan daerah dan kawakada yang diusung PDI Perjuangan, agar terus berkoordinasi dengan pimpinan partai yang bekerjasama dengan PDI Perjuangan, maupun dengan pimpinan PDI di luar. KPU, Bawaslu, Polri, TNI” masing-masing Daerah menghadapi dinamika politik yang berbeda-beda,” katanya.
Halaman berikutnya
Calon pemimpin daerah juga diminta terus berkoordinasi dengan partai dan penyelenggara pilkada untuk menyikapi berbagai dinamika politik.