28 Februari, Jumat, 2025 – 13:17 WIB
Jakarta, Viva “Siapa yang tidak tahu Warren Buffett? Dia bukan hanya kelangsungan hidup sederhana yang dikenal sebagai investor yang dilakukan, tetapi juga salah satu orang terkaya di dunia. Filosofi uang dan investasi berbeda dari miliarder yang sangat unik, lainnya.
Baca juga:
Hanya saja itu tidak membuatnya kaya, itu harus menghasilkan uang untuk kita!
Menurutnya, pemasangan kekayaan bukan hanya uang untuk menghasilkan uang, tetapi tidak hanya memerintah dengan bijak. Meluncurkan Teknologi Bisnis Kecil, Di sini, dari Warren Buffett, jika Anda ingin memperbaiki situasi keuangan Anda, Anda dapat mengubah pemikiran Anda.
Berengsek
Baca juga:
Apakah Anda ingin stabil secara finansial? Tinggalkan 8 bea cukai ini sekarang!
1. Memahami perbedaan antara harga dan nilai
Warren Buffett berkata, “Harga Anda yang Anda bayar. Nilainya adalah apa yang Anda dapatkan.” Bahkan jika kita murah, kita tergoda untuk membeli sesuatu. Sebaliknya, ada barang atau investasi yang bernilai lebih dari lama.
Baca juga:
Menurut penelitian ini, wanita Indonesia stabil secara finansial, tetapi
Misalnya, pembelian produk berkualitas bisa lebih efektif daripada membeli sedikit harga berharga dan sering diganti. Demikian pula, dalam investasi tidak hanya memilih saham, karena murah tetapi lihat apakah perusahaan memiliki masa depan yang kuat.
2. Jangan mengambil risiko yang tidak perlu
Buffett memiliki dua aturan utama di sektor investasi. Pertama, jangan pernah kehilangan uang dan jangan pernah melupakan aturan kedua. Artinya, sebelum membuat keputusan keuangan, kita perlu memahami bahaya. Jangan mudah tergoda karena pilihan manfaat besar tanpa mempertimbangkan pengaruh.
Misalnya, saya bertanya pada diri sendiri sebelum Anda berinvestasi dalam bisnis atau saham, “Bagaimana jika Anda mengerti? Jika Anda tidak memiliki opsi yang buruk, lebih baik menemukan alternatif yang lebih aman.
3. Fokus pada apa yang Anda pahami
Investor legendaris hanya berinvestasi dalam bisnis yang ia pahami. Karena dia tidak memahaminya, dia tidak tergoda untuk bergabung dengan tren investasi, misalnya, tidak jelas.
Jika Anda ingin mengembangkan kekayaan, pastikan Anda lebih memahami di mana uang Anda mengalir. Jika Anda ingin mencoba investasi baru, luangkan waktu untuk mempelajari lebih lanjut sebelum menghabiskan uang.
Berengsek
Contoh investasi.
Foto:
- pexels.com/leelyoo dulu
4. Bersabarlah, kunci keberhasilan
Menurut Buffett, kekayaan sejati tidak dibangun pada satu malam. Dia berkata, “Seseorang duduk di bawah bayang -bayang pohon hari ini karena seseorang menanam pohon untuk waktu yang lama.” Kebanyakan orang ingin menjadi kaya dengan cepat dan akhirnya membuat keputusan untuk menyakiti mereka. Bisnis, investasi dan tabungan, kesabaran adalah kunci kunci. Semoga uang Anda tumbuh dengan cara yang stabil dan terencana.
5. Kehidupan di bawah kemampuan Anda
Buffett menjadi biasa. Dia masih tinggal di rumah tempat dia membeli pada tahun 1958 dan tidak membeli barang -barang mewah yang tidak perlu.
Prinsip ini tidak dapat diterapkan oleh siapa pun. Kehidupan sederhana tidak berarti omong kosong ini tetapi akan menceritakan lebih banyak kisah saat menghabiskan uang. Jangan membeli barang -barang untuk Anda ingin terlihat kaya tetapi berpikir itu sangat berguna untuk Anda.
6. Ibukota terbaik Anda ada di dalam diri Anda sendiri
Beberapa kali, prasmanan menekankan bahwa investasi terbaik tidak ada dalam saham atau properti, tetapi diri Anda sendiri. Dia berkata, “Semakin banyak Anda belajar, semakin Anda akan berbuah.”
Mempelajari keterampilan baru, membaca buku atau mendapatkan kursus dapat memberi Anda lebih banyak pendapatan dalam periode investasi yang lama daripada investasi lainnya. Dengan meningkatkan kemampuan Anda, Anda bisa mendapatkan lebih banyak uang dan membuat keputusan keuangan yang bijak.
Pelajaran dari Warren Buffett tidak hanya untuk melakukan lebih banyak uang, tetapi juga tidak menghabiskannya dengan bijak. Dengan memahami perbedaan antara harga dan nilai, kita dapat menyingkirkan bahaya, kesabaran, dan berinvestasi yang tidak perlu dalam diri kita sendiri, membangun kekayaan yang stabil dan stabil.
Halaman berikutnya
3. Fokus pada apa yang Anda pahami