Ini bukan penyakit turun -temurun, tapi biarkan kutukan membiarkan kutukan itu bisa diobati

28 Februari 2025 – 19:00 VIB

Viva – Mohox sering terinfeksi penyakit herediter, sebenarnya berasal dari infeksi bakteri Mycobacterakakum Leprae. Legenda -legenda ini akan muncul, karena kusta sering ditemukan dalam satu keluarga, meskipun telah lama berhubungan dengan faktor genetik, bukan melalui faktor genetik.

Baca juga:

Apakah legenda Monta, karena kutukan dosa masa lalu?

Selain itu, kusta sering dianggap sebagai kutukan atau hukuman sialan untuk hal -hal buruk di beberapa budaya. Mari kita lanjutkan artikel lengkap berikut.

Legenda ini dianggap sebagai tanda kulit, misalnya, karena tanda -tanda yang jelas.

Baca juga:

Di Indeson, keadaan kusta tertinggi, apa alasannya?

Kesalahpahaman ini menyebabkan stigma sosial yang kuat, penderitaan dan keluarga mereka sering mengalami diskriminasi. Pendidikan yang tepat sangat penting untuk mengatasi kesalahpahaman ini dan mendorong identifikasi dan perawatan dini yang efektif.

Berengsek

Baca juga:

Dokter dapat melakukan peluru segar dengan “kutukan” Jakarta Pilgo

“Durasi kontak dapat disebabkan oleh tujuan. Misalnya, ayah atau ibunya menjadi sakit, karena putranya sia -sia, putranya juga sakit. Dewan Bewage NLR Indonesia, Prof. Dr. Dr Linucing Mendi, SP.DVT, Spr.DT, FINSDV, FALSDAV, Kamis, Kamis, Kamis, Kamis, Kamis, pada pertemuan pertemuan FAAD.

Moseposy juga diperkirakan dirawat, serta beberapa orang.

Faktanya, Kementerian Kesehatan Indonesia mencatat bahwa MOX sepenuhnya dirawat, jika ada banyak terapi Drikuk (MDT), bebas di Puskessma.

Berengsek

Menggambarkan penderitaan penderita kusta.

Menggambarkan penderitaan penderita kusta.

Pengobatan akan bertahan 6 bulan selama 12 bulan selama 6 bulan pusi (PB) dan MB. Kepatuhan pengobatan sangat penting untuk memastikan penyembuhan dan infeksi.

Kementerian Kesehatan juga menuntut agar mereka segera memeriksa diri mereka sendiri jika gejala awal terjadi dan pentingnya dukungan keluarga untuk mengurangi tanaman.

“Tidak mungkin untuk bersantai, dan karena itu jika berurusan dengan kecacatan, kecacatan, maka itu baru saja mati,” Katanya.

Halaman berikutnya

Faktanya, Kementerian Kesehatan Indonesia mencatat bahwa MOX sepenuhnya dirawat, jika ada banyak terapi Drikuk (MDT), bebas di Puskessma.

Halaman berikutnya



Sumber